Sahabat
Edukasi yang berbagia…
Dalam
beberapa kesempatan, dalam sebuah situasi dan keadaan adakalanya terbesit
sesuatu kalimat bijak yang terlintas dalam hidup saya yang sebagian besar telah
saya jadikan status di Facebook saya. Sengaja saya share di sini, semoga
bermanfaat bagi kita semua… Aamiin…
Berikut
kata-kata motivasi, nasehat bijak dan hikmah bagian I (kesatu / pertama) :
1. Murid yang hebat akan selalu
memperhatikan kelebihan-kelebihan gurunya, dan guru yang hebat akan selalu
memperhatikan kekurangan-kekurangan muridnya. (DJSN)
2. Guru yang mengakui kekurangannya
pada murid-muridnya berarti ia telah mengajarkan kejujuran serta kebijaksanaan
yang "membumi" pada saat itu juga. (DJSN)
3. Guru yang paling disukai
murid-muridnya adalah guru yang selalu mampu menjawab segala pertanyaan-pertanyaan
muridnya dengan jawaban sekaligus tindakan yang baik, benar, dan memuaskan
pikiran serta hati murid-muridnya. (DJSN)
4. Guru yg paling berhasil mendidik
murid-muridnya adalah guru yg paling inspiratif. Ilmu dari seorang guru
inspiratif akan dipahami murid-muridnya sebelum ia menyampaikannya. (DJSN)
5. PELAJAR HEBAT itu tidak takut salah
mencoba, tidak takut salah bicara, tidak takut atas segala atribut SALAH. Kalau
masih takut salah, “SANG GURU KEHIDUPAN” TIDAK AKAN MEMBERIKAN HIKMAH DAN
PENGALAMAN DI BALIK SEMUA PELAJARAN. (DJSN)
6. Adakalanya orang pintar kalah dengan
orang bodoh yang beruntung, tapi orang pintar sering beruntung daripada orang
yang bodoh. (DJSN)
7. Jangan bilang wanita itu "racun
dunia" ataupun dgn sebutan kalimat-kalimat negatif lainnya. Setiap
dilahirkan dari setiap wanita yaitu ibu kita, dialah satu-satunya wanita yg
rela mengorbankan hidupnya untuk kita dan perhiasan terbaik dunia adalah istri
sholehah, tentu wanita juga bukan...?? (DJSN)
8. Setiap perpisahan yg menyesakkan
akan selalu diikuti dgn rindu yg syahdu, untuk itu aku tidak pernah menyesali
akan setiap pertemuan. (DJSN)
9. PUTUS CINTA pada hakikatnya mengajak
kita mengalihkan hubungan dari percintaan yang egois dan mistis ini menjadi
hubungan persaudaraan yang manis dan realistis. (DJSN)
10. Konskwensi mayoritas dari idealisme
akan selalu membawa ke alam kesendirian, namun orang-orang hebat dan terdepan
pada setiap masanya mayoritas berasal dari kaum idealis sejati. (DJSN)
11. Jadikan proses pencapaian sukses
besarmu kelak dengan rangkaian-rangkaian sukses-sukses kecil yang telah anda
bangun saat ini. (DJSN)
12. Pertemuan yang dilanjulkan dengan
perkenalan perkenalan, persahabatan, dan persaudaraan akan selalu menghasilkan
yang terikat dalam tali silaturahmi. (DJSN)
13. Butuh NASIONALISME oleh seluruh
elemen bangsa dalam MEMPERJUANGKAN KEMERDEKAAN, selanjutnya NASIONALISME tetap
dibutuhkan untuk MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN yang telah diraihnya itu. (DJSN)
14. Terbukalah kepada semua, maka tabir
dunia akan menyingkap rahasia-rahasia besar untuk Anda. (DJSN)
15. Putus asa dan putus usaha akan
mengakhiri setiap perjuangan, dan ini adalah salah satu paket istimewa dari
syetan. (DJSN)
16. Fokus pada tindakan selalu akan
menghasilkan, sedang terlalu fokus pada resiko bisa menggagalkan
rencana."Beranilah untuk bertindak dan belajar banyak. RESIKO itu akan selalu
melahirkan PELAJARAN-PELAJARAN BARU, dan ia hanya ada di tengah-tengah
TINDAKAN. (DJSN)
17. Tetap RAMAH meskipun lagi MARAH
untuk membuktikan bahwa kita tak terlalu lemah. (DJSN)
18. Dengan membaca Al-qur'an serta
berusaha memahami artinya insya Allaah dalam waktu instan mampu menetralisir
segala warna kesedihan, kekecewaan, penyesalan, kecemasan, dan kekhawatiran
menjadi satu warna KEDAMAIAN. (DJSN)
19. Tidak ada presepsi yang sama persis
bagi setiap manusia dalam menyikapi segalanya kecuali dibumbui dengan rasa
saling menghargai dan menghormati di antara mereka. (DJSN)
20. Hidup ini sangat indah untuk
dijalani dengan penuh kesadaran, jadi sayang kalau setiap momennya kita biarkan
begitu saja tanpa pelajaran dan pengalaman. Life is the best ways for anyone to
do anything. (DJSN)
21. Tingkat wawasan ilmu pengetahuan dan
karakter seseorang tidak mutlak dipengaruhi oleh status tingkat pendidikannya,
tapi mutlak karena efektifitas BELAJAR-nya. Lalu jadilah “Sarjana-Sarjana
Sejati”, Profesor-Profesor Ahli” produk dari "Universitas Alam
Semesta" ini. (DJSN)
22. Saat ini aku kembali sangat rindu
kepada ketiadaan, kehampaan, tanpa rasa, tanpa karsa, tanpa cita dan tanpa
cinta, kembali larut dalam kuasa Sang Sumber Kehidupan, seperti dulu ketika aku
belum dilahirkan. (DJSN)
23. Hampir setiap kerusakan manusia
berakar dari ketidakpuasan akan segala keadaan hidupnya. (DJSN)
24. Yang paling kubenci adalah
kebodohan-kebodohanku dan yang paling kusuka adalah keberuntungan-keberuntunganku.
(DJSN)
25. Bayang-bayang akan selalu berlawanan
dengan arah datangnya cahaya. Dekatilah cahaya itu, semakin dekat engkau dengan
sumber cahaya, semakin berkurang bayanganmu, jika engkau berhasil berada tepat
di bawah sumber cahaya itu, bayanganmu pasti sirna.
26. Semakin dekat ketaqwaan kita kepada
allaah swt, semakin jauh kita meninggalkan kegelisahan. (DJSN)
27. Segala tindakan diri yang tidak mau
diketahui oleh orang yang baik menjadi pertanda bahwa tindakan itu
berkemungkinan besar tidak baik. (DJSN)
28. Bingung dan sesak sesaat itu BIASA
sebagai pertanda bahwa otak dan hati kita masih BEKERJA. (DJSN)
29. Aku sangat menghargai semua pendapat
teman yang menyertakan alasan, dan aku akan lebih menghormati pendapat sahabat
yang bernuansa nasehat. (DJSN)
30. Saat ini mungkin kita bukan
siapa-siapa, justru inilah alasan tepat untuk menciptakan identitas diri dengan
segera. (DJSN)
31. Tetap TENANG ketika problem datang
dan tetap SENANG walau hati terguncang, pada mulanya ini adalah PAKSAAN,
selanjutnya menjadi KEBIASAAN. (DJSN)
32. Selalu bersyukur atas segala hasil
dan usaha bukan hanya menjadi auto sugesti dan pemancar aura positif pribadi
kita, ia juga menjadi salah satu sebab "bonus dan surprise Allaah"
yang tiada pernah kita sangka akan menghampiri kita. (DJSN)
33. Batas dari kesabaran adalah
KETEGASAN. (DJSN)
34. JADIKAN HIDUP SELALU BERNILAI
IBADAH. Pada setiap kejadian yang menimpa serta terjadi dalam setiap kehidupan
kita, terkadang kita sulit bahkan gagal dalam membedakan “maksud Tuhan”; antara
pujian dan teguran, antara cobaan dan peringatan, antara hadiah dan hukuman,
namun yang pasti, semua itu adalah "ajakan sekaligus panggilan Tuhan"
untuk kita semua agar senantiasa memperbaiki kualitas hidup kita yang
senantiasa berorientasi kepada pemikiran-pemikiran, perasaan-perasaan, dan
tindakan-tindakan penuh kebaikan serta kemanfaatan yang semakin dekat dengan
kehendak-Nya. (DJSN)
35. Waktu ini sungguh terlalu singkat
untuk memahami setiap ilmu dan hikmah di dalamnya, namun belum terlambat untuk
mulai mempelajarinya. (DJSN)
36. Adanya kesalahan-kesalahan diri yang
sudah terjadi dan tidak bisa dihindari sering menjadi motivasi untuk melakukan
kebaikan-kebaikan diri di lain sisi. (DJSN)
37. Kesombongan seseorang sama sekali
tidak dapat mempengaruhi kehidupan seseorang yang terbiasa rendah hati. Justru
di hadapan mereka, kesombongan ini adalah indikasi rendah dan lemahnya diri
dengan semua yang ada pada dirinya. (DJSN)
38. Untuk sekedar ingin tahu saja, maka
belajar dan latihannya cukup satu kali. Tapi jika berambisi paham hingga
menjadi profesional dan ahli, maka belajar dan latihannya perlu berkali-kali.
(DJSN)
39. Setiap orang yang dapat bertindak
berdasarkan priotas serta kualitas bukan hanya karena rutinitas maupun
formalitas semata adalah CERDAS. (DJSN)
40. Semakin tinggi VISI semakin kuat
MOTIVASI. (DJSN)
41. Rasa senang yang masuk di akal itu
namanya SUKA dan rasa senang yang masuk ke hati itu namanya CINTA. (DJSN)
42. Berhati-hatilah dalam membenci dan
mencintai seseorang, benci bisa berubah cinta, cinta pun bisa berubah benci,
karena untuk keduanya kita menggunakan SATU HATI YANG SAMA. (DJSN)
43. Ide itu hadiah Tuhan melalui otak
kita, feeling itu hadiah Tuhan melalui hati kita, gerak reflek itu hadiah Tuhan
melalui indera kita. (DJSN)
44. Kebanggaan atas segala kelebihan
tanpa melibatkan nama Tuhan adalah kesombongan. (DJSN)
45. Kemuliaan kaum Adam ada pada pikiran
dan tanggung jawabnya, sedang kemuliaan kaum Hawa ada pada perasaan dan
kelembutan kasih sayangnya. (DJSN)
46. Untuk yakin perlu alasan, alasan
akan selalu sebanding dengan keyakinan. (DJSN)
47. Ciptakan alasan-alasan di setiap
area iman dan logismu, hingga TIADA LAGI ALASAN UNTUK GAGAL, gagal menjadi
manusia seutuhnya, gagal menjalani hidup yang berkualitas baik. (DJSN)
48. Konsentrasi serta fokus dalam setiap
tindakan itu menghemat waktu. (DJSN)
49. Seringkali kesedihan-kesedihan itu
menjadi sinyal akan adanya kesalahan-kesalahan. (DJSN)
50. Di dalam jiwa yang sehat terdapat
iman yang kuat. (DJSN)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar